Penting

Salah satu pengalaman saya berinteraksi dengan salah satu lembaga yang kurang menyenangkan. Personil lembaga tersebut memperlakukan potensi partner kurang baik. Pertama, kurang dalam memberikan klarifikasi. ketika menginformasikan detail apa yang dicantumkan dan klarifikasi.

Kemudian ketika mengundang diskusi, beberapa kali melakukan perubahan jam diskusi yang ketika itu syukur masih dapat ditoleransi terkait waktu.

Misalnya ketika ditunggu kabarnya, ternyata program yang sedang diusulkan tiba tiba dialihkan ke wilayah lain. Sehingga proposal atau usulan yang sedang kami ajukan menjadi tidak berlaku lagi.

Salah satu Seniornya juga kurang menghargai karena setelah melakukan diskusi seolah menyuruh cepat cepat pergi karena alasan ada rapat selanjutnya.

Senior tersebut pernah juga mengirimkan undangan beberapa waktu silam dan lupa mencantumkan daftar yang diundang sehingga mengesankan tidak profesional dan tidak menghargai itikad baik dari mereka yang diundang.

Pemberitahuan baru dilakukan setelah ditanya. Dengan alasan sibuk rapat dan pemberitahuan itupun dilakukan setelah didesak sampai sejauh mana perkembangan atas proposal yang kami ajukan.

Kesimpulan:

Prioritas dalam berinteraksi secara aktif dengan para stakeholder dengan menghargai hubungan baik dan merespon apa yang menjadi kebutuhan

Kita bertujuan untuk memberikan kenyamanan dalam berkomunikasi.

Lessons learned ini memberikan pengalaman berharga yang membuat kita harus tetap bersemangat, berpositive thinking dalam menghadapi situasi seperti ini (yg kurang menghargai upaya).